Jumat, 13 Februari 2015

ragam jenis bahan furniture


Our Product

1. Plywood
Kayu lapis merupakan kayu olahan yang biasa kita kenal dengan sebutan tripleks atau mutipleks. Kayu lapis dibentuk dari beberapa lembaran kayu yang direkatkan dengan tekanan tinggi. Ketabalanya bervariasi dari mulai 3 mm, 4 mm, 9 mm dan 18 mm dan luasannya 244 x 122 cm. Ketebalan plywood menentukan kekuatan dan kestabilannya.
Jenis kayu ini paling banyak dipakai sebagai material pembuat kitchen set, lemari, meja, dan tempat tidur. Oleh karena plywood mempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas maka kadang perlu diberi pelapis tambahan seperti venner(irisan kayu tipis) PVC ataupun melaminto. Harga kayu lapis lebih murah dari kayu solid tapi lebih mahal dari kayu olahan lainnya.
2. Blockboard
Blockboard merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil ( sekitar 2.5 - 5 cm ) yang dipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinya sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya bisa 12 mm, 15 mm dan 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks.
Blockboard biasanya dibuat dari kayu lunak sehingga tidak sekuat plywood. Harganya pun sedikit dibawah plywood. Jenis block board yang banyak tersedia adalah teakblok (memakai lapisan venner kayu jati). Cukup baik untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set.
3. MDF
MDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bamboo. Ini membuat MDF lebih ramah lingkungan. Bentuknya berupa papan atau lembaran yan siap dipotong sesuai dengan kebutuhan. Versi yang lebih padat dan lebih kuat dikenal dengan HDF (High Density Fibreboard).
MDF sangat fleksibel sehingga mudah dibentuk. Ukuran dan kekuatannyapun konsisten. Namun karena memakai bahan kimia resin, MDF lebih berat dari Plywood dan particle board. Di pasaran MDF memiliki jenis finishing yang sangat berfariasi dari cat kayu, venner, PVC, HPL ataupun paper laminate. Warna dan motifnya pun dapat dibuat sangat beragam
Furniture yang memakai bahan MDF biasa dipakai untuk furniture praktis yang diproduksi masal oleh pabrik. Sistem knock down digunakan hampir di semua industry furniture dengan menggunakan dowel (batang kayu atau plastic kecil) atau connecting bolt yang membuat produk dapat dibongkar pasang dengan mudah.
4. Particle board
Particle board terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu dan bahan kimia resin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan. Prosesnya kurang lebih hampir sama dengan MDF hanya bahan MDF lebih halus dan seragamparticle-board-copy sedangkan partikel board lebih kasar dan tidak beraturan.
Harga particle board paling murah diantara kayu olahan lainnya. Musuh terbesarnya adalah air sehingga mempunyai keterbatasan dalam pemakaiannya di rumah tangga. Jika bahan ini basah maka kekuatannya akan hilang. Selain itu particle board juga dapat melengkung jika menahan beban berat.
Dalam proses finishingnya particle tidak bisa di cat atau di coating karena teksturnya yang kasar. Sehingga untuk menutupi permukaannya dipakai lapisan veneer, laminate atau fancy paper laminate yang direkatkan. Berhati hati juga karena partikel board tidak bisa digabungkan memakai paku atau sekrup biasa. Biasanya pabrik menggunakan semacan perekat atau sekrup khusus untuk menginstal furniture berbahan particle board.


Kamis, 01 Maret 2012


 CARA MENGHITUNG TOTAL BIAYA PEMBUATAN KITCHEN SET.
                     
        Cara menghitung biaya pembuatan kitchen set secara umum dilihat dari segi designnya, jenis bahan matrial dasarnya,  jenis finishingnya , dan besarnya kitchen set yg akan dibuat. Setelah menentukan semuanya baru akan ketahuan patokan masing-masing harga per meter larinya, yang di maksud dengan meter lari ialah satuan panjang total bidang terluar kitchen setnya lalu di kurangi lebar kedalamannya.
       Harga per meter lari sebuah design kitchen set hanya merupakan harga lemari kabinetnya dengan matrial pilihan dasar dan jenis finishing plus pasang. jadi tidak / belum termasuk dengan harga peralatan dan accessoriesnya
 seperti : Microwave , Cookerhood, Kompor gas , kulkas , lampu, tabletop dan lain sebagainya.
       Penghitungan biaya kitchen set / m lari :
       1.Dengan matrial dasar multiplek, design minimalis, dan finising dengan tempel takon sheet/ Decosheet adalah berkisar Rp. 1,2jt - 1,6jt / m lari.
       2.Dengan matrial dasar multiplek , design minimalis , dan finising dgn cat melamik adalah berkisar Rp. 1,6jt - 2jt / m lari.
       3.Dengan matrial dasar multiplek , design minimalis , dan finising dgn cat Duco adalah berkisar Rp. 2jt - 2,5jt / m lari.
       4.Dengan matrial dasar multiplek , design minimalis , dan finising dgn HPL adalah berkisar Rp. 2,5jt - 5jt / m lari. Karena bahan HPL harganya  bervariasi dari 380rb s/d 1,5jt / lembarnya .
       Contoh Total hitungan kitchen set :  Dengan contoh harga no.2 min 1,6jt.
       Model L dgn tinggi standard 80cm dan panjang sisi 1,2m dan 1m ,  kedalaman 60cm.
       Total ukuran kitchen bagian Atas = Total panjang sisi - kedalaman = ( 1,2m + 1m ) - 0,60m = 1,60m lari x Rp. 1,6jt = Rp. 2,560,000,-
       Total ukuran kitchen bagian bawah ( kondisi kosong ) = 1,60m lari x Rp. 1,6jt = Rp. 2,560,000,-
       Table Top contoh jenis marmer/ granit yg harganya Rp. 600,000 / m lari x 1,60m = Rp. 960,000,-
       Total Kitchen set = Rp. 6,080,000,- biasanya sudah dapat accessories tempat piring dan sendok garpu.
       NB : Misalkan bagian bawah kitchen set sudah ada semen + keramiknya ( tinggal bikin pintu saja untuk tutupnya ) kita bisa menghemat biaya table topnya, dan hitungan untuk kitchen bawahnya lebih murah berkisar Rp. 800rb s/d 1jt rupiah.
       Mudah-mudahan tips nya bisa bermanfaat buat teman-teman pembaca yach...